Skip to main content

Pengerian Akkusativ


Sebelum menentukan Perbedaan Kasus Nominativ, Akkusativ dan Dativ mari sama-sama kita pelajari terlebih dahulu mengenai penjelasan singkat tentang ketiganya tersebut
  1. Nominativ : Nominativ digunakan pada posisi kalimat yang bertindak sebagai Subjek atau dengan kata lain setiap Subjek kalimat harus kita kenakan kasus Nominativ. Yang kedua Nominativ digunakan pada kata-kata kerja yang tidak membutuhkan objek dan untuk kata “sein / to be” dalam Bahasa Jerman
  2. Akkusativ digunakan pada posisi kalimat sebagai Objek dan digunakan untuk kata-kata kerja yang membutuhkan Objek (sebagian besar kata kerja dalam Bahasa Jerman menggunakan kasusAkkusativ
  3. Dativ digunakan pada posisi kalimat sebagai Objek dan digunakan untuk kata-kata kerja yang membutuhkan Objek Dativ (beberapa kata kerja dalam Bahasa Jerman)
Bagaimana sampai sini cukup jelas ? Jadi kesimpulan sementara yang dapat kita ambil cukup jelas, bahwa :

” Nominativ = Subjek, Akkusativ & Dativ = Objek “

Lalu bagaimana cara membedakannya atau bagaimana membedakan sebuah kasus kita tentukan kasusnya tersebutAkkusativ / Dativ, karena keduanya adalah sama-sama digunakan untuk kasus Objek. Yuk sedikit akan saya jelaskan mengenai informasi tersebut
Silahkan lihat baik-baik penjelasan saya mengenai kasus-kasus di atas. Saya jelaskan salah satu cara yang digunakan untuk membedakannya apakah ia kasusAkkusativ / Dativ adalah dengan melihat kata kerjanya

” Sebuah kalimat bisa dilihat dari kasusnya apakah Akkusativ / Dativ dilihat dari kata kerjanya “

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Abrasi

Pengertian Abrasi Dan Penyebabnya  - Abrasi adalah suatu proses pengikisan tanah / pantai yang disebabkan oleh hantaman tenaga gelombang laut, arus laut, sungai, pasang surut laut, gletser dan angin yang bersifat merusak di sekitarnya. Abrasi disebut juga dengan erosi pantai. Abrasi berasal dari bahasa Latin yakni AbradÄ•re atau Abrasio, yang berarti "keributan". Intensitas Abrasi tergantung pada, konsentrasi kecepatan kekerasan ombak , dan massa partikel yang bergerak. Akibat dari Abrasi ini adalah pembentukan sebuah tebing yang bisa mencapai beberapa meter hingga puluhan kilometer. Penyebab Terjadinya Abrasi Abrasi terjadi karena naiknya permukaan air laut di seluruh dunia karena mencairnya lapisan es di daerah kutub bumi. Pencairan ES ini diakibatkan oleh pemanasan Global. Pemanasan Global ini terjadi karena gas-gas CO2 yang berasal dari asap pabrik maupun dari gas kendaraan bermotor menghalangi keluarnya gelombang panas dari matahari yang dipantulkan oleh bumi, sehingga pa...

Pengertian Agen

BEDANYA DISTRIBUTOR, SUPLIER, AGEN, RESELLER/DROPSHIPPER Sering banget mendengar istilah DISTRIBUTOR, AGEN, RESELLER DAN SUPLIER tapi banyak sekali yg tertukar antara istilah distributor dan agen.. dan ada juga reseller DROPSHIPPER. ada yang tahu bedanya? ok kita bahas ya.. 1. DISTRIBUTOR adalah seseorang/perusahaan yang membeli produk dari PRODUSEN yang memproduksinya langsung dan menawarkan/menjual kembali kepada toko/retail. Distributor bisa saja mengambil produk dari beberapa produsen untuk ditawarkan ke-toko-toko. Biasanya DISTRIBUTOR akan menerima prosentase diskon harga yg lebih besar dari produsen krn melakukan pembelian dalam jumlah sangat banyak (stok barang)  Jadi Distributor adalah penghubung antara produsen-produsen, AGEN dan toko-toko retail.Contohnya; Distributor makanan ringan menawarkan berbagai jenis makanan kepada toko retail. 2. SUPLIER adalah seseorang/perusahaan yang secara kontinu menjual barang kepada kita. Biasanya barang tersebut bukan...
Pengertian Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)  Pakarakuntansi.com -  Pertama adalah Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) secara umum akuntansi keuangan (financial accounting) atau biasa dikenal juga dengan akuntansi umum (general accounting), sasarannya pada akuntansi keuangan (financial accounting) adalah mengenai suatu kegiatan akuntansi keuangan yang proses transaksi keuangannya sudah terjadi yang mencakup perubahan aktiva, kewajiban dan ekuitasnya yang informasinya disajikan dalam bentuk laporan keuangan, yang penggunannya (user) sebagai pengambil keputusan dari pihak luar perusahan tersebut. Tujuan akuntansi keuangan (financial accounting) ialah bertujuan memberikan laporan keuangan untuk pihak – pihak yang berkepentingan baik dari dalam ataupun luar perusahaan seperti bank, investor, debitor, kreditor, pemerintah dan khalayak ramai, dengan demikian akuntansi keuangan (financial accounting) dalam prosesnya menyangkut dengan kepentingan umum, sehingga dalam pel...